Sarana Disabilitas Cemerlang

Sharing & Penguatan Iman SDC: “Panggilan Sebagai Murid.”

Senin, 17 November 2025 | Pukul 19.00 WIB

Kami, komunitas Shine Disability Community kembali melaksanakan kegiatan rutin “Sharing dan Penguatan Iman” yang diadakan setiap dua minggu sekali melalui Zoom Meeting. Seperti biasa kegiatan ini dimulai dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh tim worship, membawa kami masuk dalam hadirat Tuhan dengan penuh syukur dan sukacita.

Malam hari ini, renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Pdt. Andreas Sutikno, dengan tema “Panggilan Sebagai Murid.”

Lewat pembacaan Firman Tuhan dari Matius 28:19, kami kembali diingatkan bahwa menjadi murid bukanlah soal aktivitas rohani semata, tetapi keputusan hidup untuk berjalan sesuai kehendak Tuhan. Seorang murid tidak mengikuti kedagingan, tidak berjalan sesuka hati, dan tidak terbawa arus dunia. Hidup sebagai murid selalu melibatkan komitmen dan keteguhan hati.

Panggilan sebagai murid bersifat aktif, artinya kita dipanggil bukan hanya untuk menerima, tetapi juga menjadi teladan dan menjadikan orang lain murid Kristus. Hal ini menunjukkan bahwa perjalanan iman kita bukan untuk diri sendiri, tetapi bagian dari misi besar Tuhan.

Pdt. Andreas menekankan bahwa panggilan Tuhan adalah undangan, bukan paksaan. Tuhan memanggil setiap orang yang mau mengikuti-Nya. Dalam Matius 16:24, Yesus mengatakan bahwa mengikuti Dia berarti menyangkal diri, memikul salib, dan berjalan bersama-Nya. Mengikut Kristus berarti mau belajar, mendengarkan, memperhatikan dengan sungguh-sungguh, menaati firman, dan mengiringi Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Di ayat lain yaitu pada Lukas 9:23, seorang murid bersedia mengesampingkan keinginan pribadi, memikul salib setiap hari, dan bahkan memiliki tekad untuk tidak mundur sekalipun harus menghadapi situasi terberat.

Panggilan menjadi murid Kristus adalah panggilan setiap hari, bahkan saat kita sendirian, saat tidak ada yang melihat. Tuhan ingin hati kita tetap menjadi hati seorang murid, setia dalam hal-hal kecil maupun besar. Seorang murid sejati selalu siap bertumbuh, “naik level,” dan tidak tinggal kelas secara rohani.

Renungan Firman Tuhan malam ini mengingatkan kita bahwa kekristenan sejati bukan mengikuti arus zaman atau kompromi dengan kejahatan, tetapi berdiri teguh pada firman Tuhan yang kekal. Sebagai komunitas, kami merasa Tuhan sedang memanggil kami kembali untuk mengikuti-Nya dengan lebih sungguh yaitu hidup sebagai murid-murid yang setia, yang berjalan dekat dengan-Nya setiap hari tanpa mundur.

Kegiatan “Sharing & Penguatan Iman” malam ini kembali menjadi berkat bagi kami semua. Melalui firman Tuhan, kami dikuatkan dan diteguhkan untuk hidup sebagai murid Kristus yang sejati, yang tidak hanya mengikuti kegiatan rohani tetapi benar-benar membangun relasi yang dekat dan penuh komitmen kepada Tuhan. Kami berharap pertemuan dua mingguan ini terus menjadi sarana pertumbuhan rohani bersama bagi seluruh anggota Shine Disability Community, serta menjadi tempat di mana kasih Tuhan semakin nyata bagi setiap orang.

Scroll to Top