Sarana Disabilitas Cemerlang

Sharing & penguatan Online SDC: “Tetap Kuat Walau Dalam Kelemahan.”

Senin, 3 November 2025 — Kami anggota Shine Disability Community (SDC) kembali mengadakan kegiatan rutin Sharing & Penguatan Online yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting. Dalam kegiatan ini kami bersekutu bersama, mendengarkan sharing firman Tuhan, berbagi pengalaman pribadi, dan saling menguatkan dalam kasih Kristus.

Pada malam hari ini, renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Pdt. Supandi Sukardi. Tema renungan adalah “Tetap Kuat Walau Dalam Kelemahan.” Beliau mengangkat 2 korintus 12:9 sebagai bahan renungan yang berbunyi: “Tetapi jawab Tuhan kepadaku: Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.”

Beliau menyampaikan bahwa tetap kuat berarti tidak cengeng terhadap kelemahan yang kita miliki, tetapi dengan iman kita harus terus bertekun dan berpengharapan kepada Tuhan. Kelemahan bukanlah tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita, meskipun sering kali apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan.

Agar terus tetap kuat, beliau menyampaikan bahwa kita harus memiliki 3B, yaitu: Bersyukur, berdoa, Berserah. Ketiga hal ini harus dibarengi dengan iman dan tindakan nyata tanpa mengeluh, karena Allah tidak ingin kita mudah kecewa atau putus asa.

Lebih lanjut, Bapak Pendeta mengajak kami untuk merenungkan satu pertanyaan penting: “Apa yang Tuhan pandang dari diri kita sebagai ciptaan-Nya?”

Beliau menegaskan bahwa Tuhan tidak memandang kita dari fisik atau keterbatasan yang kita miliki, melainkan dari hati dan iman kita. Tuhan ingin kita menyadari bahwa:

  1. Kita adalah ciptaan yang mulia dan berharga, karena diciptakan serupa dengan Allah.
  2. Kelemahan bukanlah akhir, tetapi awal dari pekerjaan besar Tuhan.
  3. Kita perlu memahami arti dari sebuah penderitaan, karena di dalamnya Tuhan sedang membentuk dan memproses hidup kita.

Dan akhirnya kami menutup acara malam ini dengan refleksi dari teman-teman, sharing pengalaman pribadi, dan doa syafaat bersama. Melalui persekutuan malam ini, kami kembali diteguhkan bahwa meski hidup tidak selalu mudah, kasih dan kuasa Tuhan selalu cukup untuk menguatkan setiap langkah kita.

Scroll to Top