Sarana Disabilitas Cemerlang

Sharing & Penguatan Online SDC, “Hidup Adalah Kesempatan.”

Senin malam, 20 Oktober 2025, kami  komunitas SDC kembali mengadakan kegiatan Sharing dan Penguatan Online yang rutin kami laksanakan setiap dua minggu sekali melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi momen buat kami yang berasal di berbagai daerah di Indonesia untuk dapat dapat saling menyapa, berbagi cerita, serta dikuatkan bersama oleh firman Tuhan.

Suasana malam ini begitu hangat dan penuh sukacita. Kegiatan dimulai dengan doa pembuka oleh MC yang bertugas malam ini, Kak Selvy dari Lamandau, yang kemudian mengajak kami memuji Tuhan lewat lagu sukacita berjudul “Hari Ini Kurasa Bahagia.” Suasana hati kami pun semakin dipenuhi damai ketika dilanjutkan dengan lagu penyembahan “Kala Kucari Damai.”

Usai pujian dan penyembahan, kami diberi kesempatan untuk saling berbagi cerita dan pengalaman yang kami alami sepanjang minggu ini. Kami saling mendengarkan, menguatkan, dan mendoakan satu sama lain.

Malam ini, firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Agus Triyanto dengan tema “Hidup adalah Kesempatan”, yang diambil dari Galatia 5:13. Melalui renungan ini, kami diingatkan bahwa kami telah dimerdekakan oleh Allah — dan itulah kesempatan berharga untuk melayani sesama. Kesempatan bukan sekadar waktu, tetapi sebuah anugerah yang seharusnya kami gunakan dengan penuh syukur. Dalam penyampaian firman-Nya, Pdt. Agus menjelaskan tiga makna tentang kesempatan: (1) Kesempatan adalah waktu yang tepat artinya kesempatan adalah waktunya Tuhan yang tidak pernah salah; (2) Kesempatan adalah musim artinya setiap masa hidup memiliki arti dan tujuan; (3) Kesempatan adalah pintu masuk artinya Tuhan yang membuka jalan bagi kita untuk melangkah.

Lebih lanjut, kami diajak merenungkan tiga bentuk kesempatan dalam hidup ini: (1) Kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar bersyukur; (2) Kelimpahan sebagai kesempatan untuk memberi dan menjadi berkat bagi orang lain; (3) Ibadah sebagai kesempatan untuk menerima janji-janji Tuhan dan ibadah bukan sekadar kewajiban.

“If I were to wish for anything, I should not wish for wealth and power, but for the passionate sense of potential — for the eye which, ever young and ardent, sees the possible. Pleasure disappoints; possibility never.”
Søren Kierkegaard
(1813–1855)

Kutipan tersebut disampaikan Pdt. Agus Triyanto kepada kami dalam bahasa indonesia. Kutipan itu dikutip dari seorang filsuf asal Denmark yang bernama Søren Kierkegaard. Jika kalimat tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya seperti berikut ini: “Jika aku boleh menginginkan sesuatu, aku tidak akan menginginkan kekayaan atau kekuasaan, tetapi kepekaan yang penuh gairah terhadap segala kesempatan — mata yang selalu muda dan bersemangat, yang mampu melihat segala hal yang mungkin terjadi. Kesenangan bisa mengecewakan; namun kesempatan tidak pernah.”

Sebagai penutup renungan, Pdt. Agus Triyanto mengingatkan kami untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang Tuhan berikan, bahkan dalam keterbatasan fisik sekalipun. Sebab hati yang bersyukur dan siap melayani akan selalu menjadi alat-Nya untuk memberkati banyak orang.

Kegiatan malam ini kemudian ditutup dengan doa syafaat dan doa penutup. Kami mengakhiri pertemuan dengan hati yang dikuatkan dan penuh rasa syukur, menyadari bahwa hidup benar-benar adalah kesempatan.

Tuhan Yesus memberkati
Scroll to Top