{"id":1075,"date":"2026-02-22T01:41:08","date_gmt":"2026-02-22T01:41:08","guid":{"rendered":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/?p=1075"},"modified":"2026-02-22T01:49:50","modified_gmt":"2026-02-22T01:49:50","slug":"stefanus-bona-pakpahan-dari-luka-kehidupan-menuju-pelayanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/stefanus-bona-pakpahan-dari-luka-kehidupan-menuju-pelayanan\/","title":{"rendered":"Stefanus Bona Pakpahan: Dari Luka Kehidupan Menuju Pelayanan"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1075\" class=\"elementor elementor-1075\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-563cfb2 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"563cfb2\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3d0b5c4 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"3d0b5c4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"180\" height=\"300\" src=\"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-14.32.07-e1771724419167-180x300.jpeg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-image-1076\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-14.32.07-e1771724419167-180x300.jpeg 180w, https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-14.32.07-e1771724419167.jpeg 480w\" sizes=\"(max-width: 180px) 100vw, 180px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4550f3e e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"4550f3e\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9940501 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"9940501\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Deru kendaraan di jalan raya pada tahun 2017 menjadi awal dari sebuah kisah yang mengubah hidup Stefanus Bona Pakpahan, pria kelahiran Pangaribuan, 10 Oktober 1968. Kecelakaan tragis itu bukan sekadar peristiwa biasa. Bus yang dikemudikannya ditabrak truk bermuatan 20 ton di jalur tol Tegal\u2013Pemalang. Dalam sekejap, 7 orang meninggal dunia, termasuk sopir truk dan satu penumpang bus. Bona selamat, tetapi tubuhnya harus menanggung luka berat.<br \/>Ia terjepit di setir, kakinya hancur, dan selama lebih dari satu jam tidak ada pertolongan. Seorang lelaki akhirnya datang, memberi air minum, lalu memanggil warga. Butuh 1,5 jam dan 10 orang untuk mengevakuasi Bona dari reruntuhan bus. Dokter mengatakan kondisinya sangat parah, hampir tidak ada harapan. Ia menerima puluhan kantong infus dan darah, menjalani 12 operasi, hingga akhirnya kaki kanannya diamputasi pada tahun 2020.<br \/>Kehilangan itu tidak berhenti pada fisik. Bona juga harus menghadapi masa-masa berat karena ditinggal ayah dan istri. Namun, di tengah keterpurukan, ia memilih untuk tidak menyerah.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a13a083 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"a13a083\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b4a48bc elementor-widget elementor-widget-testimonial\" data-id=\"b4a48bc\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"testimonial.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-testimonial-wrapper\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-testimonial-content\">\u201cKeterbatasan bukan akhir. Justru dari sini saya belajar bahwa hidup adalah kesempatan untuk melayani dan memberi semangat bagi orang lain,\u201d ungkap Bona dalam refleksinya.<\/div>\n\t\t\t\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-065c243 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"065c243\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2146e33 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2146e33\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Amputasi kaki kanan menjadi titik balik yang memaksanya untuk menerima keadaan. Namun, dari luka itu lahir keteguhan. Ia belajar bahwa kehilangan bisa menjadi pintu menuju kekuatan baru. Bona menolak hidup dari belas kasihan. Ia berusaha bekerja kembali, mulai dari berdagang tisu dengan sepeda motor Viar bantuan dari Dinas Sosial, sebagai bentuk kemandirian dan semangat untuk tetap berkarya.<\/p><p>Perjalanan Bona membawanya bergabung dengan Komunitas Sarana Disabilitas Cemerlang (SDC). Di komunitas ini, ia menemukan keluarga baru yang saling menguatkan. Sebagai Humas, Bona berperan penting dalam menjembatani komunikasi, menyuarakan semangat inklusi, dan memastikan kisah-kisah inspiratif dari anggota komunitas tersampaikan ke masyarakat luas.<\/p><p>Perannya bukan sekadar jabatan administratif. Bagi Bona, menjadi Humas adalah panggilan hati: menyuarakan harapan, menyalurkan semangat, dan menunjukkan kepada dunia bahwa disabilitas bukan penghalang untuk berkarya.<\/p><p>Meski harus menghadapi amputasi dan kehilangan pribadi, Bona tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa. Kehadirannya di SDC menjadi teladan bahwa kekuatan sejati lahir dari penerimaan dan keberanian untuk terus melangkah. Dalam setiap kegiatan komunitas, Bona hadir dengan senyum dan energi. Ia percaya bahwa setiap anggota memiliki cerita yang layak didengar, dan tugasnya adalah memastikan cerita itu sampai ke telinga masyarakat.<\/p><p>Kisah Bona adalah kisah tentang keberanian menghadapi kehilangan, tentang bangkit dari keterpurukan, dan tentang menjadikan luka sebagai sumber kekuatan. Dari kecelakaan yang merenggut banyak hal, hingga peran sebagai Humas Komunitas Sarana Disabilitas Cemerlang, ia membuktikan bahwa pelayanan sejati lahir dari hati yang rela berbagi.<\/p><p>Hari ini, Bona berdiri bukan sebagai korban kecelakaan, melainkan sebagai sosok inspiratif yang menyalakan harapan bagi banyak orang.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c7978ba elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c7978ba\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>Penulis : Frenky F. Pandjaitan<\/strong><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Deru kendaraan di jalan raya pada tahun 2017 menjadi awal dari sebuah kisah yang mengubah hidup Stefanus Bona Pakpahan, pria [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_siteseo_robots_primary_cat":"19","pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1075"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1081,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1075\/revisions\/1081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saranadiscemerlang.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}